Semarang, 13 April 2026 — Anggota DPRD Kota Semarang Komisi D dari Fraksi PKS, Siti Roika, S.Pd, menghadiri kegiatan Penyerahan Simbolis Bantuan Ternak Ayam dan Bimbingan Teknis (Bintek) Demplot Ayam yang digelar di Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Senin (13/4).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Dinas Pertanian Kota Semarang dengan dukungan perwakilan BBPMRP Provinsi Jawa Tengah, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, perwakilan BBPMRP Provinsi Jawa Tengah, serta warga penerima manfaat yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari penyerahan bantuan hingga pelatihan teknis.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang menyampaikan bahwa bantuan ternak ayam KUB ini bukan sekadar pemberian, tetapi bagian dari program pemberdayaan yang harus dikelola secara serius dan berkelanjutan.
Dinas menekankan beberapa hal penting kepada para penerima manfaat, di antaranya:
- Pemeliharaan ayam KUB harus dilakukan dengan standar yang baik, mulai dari kebersihan kandang, kualitas pakan, hingga pengendalian penyakit.
- Demplot ayam yang diberikan harus dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran bersama, sehingga dapat ditiru oleh masyarakat lainnya.
- Penerima bantuan diharapkan membentuk kelompok ternak agar memudahkan pendampingan, akses bantuan lanjutan, serta pengembangan usaha.
- Dinas Pertanian berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan pendampingan agar program ini benar-benar berhasil dan berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga.
Perwakilan BBPMRP Provinsi Jawa Tengah juga menambahkan pentingnya penerapan inovasi sederhana dalam beternak, seperti efisiensi penggunaan pakan dan manajemen kandang, agar hasil ternak lebih optimal dan berdaya saing.
Siti Roika menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.
“Kami ingin program bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan saja, tetapi benar-benar menjadi jalan bagi masyarakat untuk mandiri secara ekonomi. DPRD akan terus mengawal dari sisi kebijakan dan anggaran, sementara dinas memberikan pendampingan teknis secara berkelanjutan,” ujar Siti Roika.
Ia juga berharap ke depan program serupa dapat diperluas dan terintegrasi dengan program pemberdayaan lainnya, seperti akses permodalan, pelatihan kewirausahaan, hingga pemasaran hasil ternak.
Salah satu penerima bantuan ayam KUB, Bapak Waluyo mewakili kelompok , menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas program tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Tidak hanya diberi ayam, tapi juga diajari cara beternak yang benar. Ini sangat membantu kami untuk menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.
Ia juga secara khusus mengapresiasi kepedulian Siti Roika terhadap masyarakat.
“Kami melihat Bu Siti Roika benar-benar peduli dan gemati dengan masyarakat kecil seperti kami. Tidak hanya datang, tapi juga memperjuangkan bantuan dan memastikan kami mendapat pembinaan. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” tambah Waluyo.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan di Kota Semarang.
(Rilis/Tim Media Siti Roika)













