SETELAH berjuang sekian lama, akhirnya Siti Roika resmi menjadi anggota legislatif DPRD Kota Semarang periode 2024-2029. Sudah tiga kali Pemilu, Siti Roika diamanahkan oleh partainya, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menjadi anggota legislatif di Kota Semarang. Namun baru kali ini dia mendapatkan kesempatan tersebut.

Sosok Siti Roika yang lahir di Jepara pada 16 Juli 1984 ini memiliki latar belakang sebagai guru ngaji dan juga pembina majelis taklim. Istri dari Djoko Adhi Saputro ini tercatat juga merupakan seorang aktivis. Sebelum menjadi anggota DPRD, Ika, sapaan akrabnya, pernah menjadi Ketua Bidang Kaderisasi KKI IKIP PGRI, kemudian pernah juga menjadi anggota senat mahasiswa.
Siti Roika sebenarnya bukan orang baru di PKS. Dia menceritakan bahwa dia sudah bergabung dengan PKS sejak tahun 2005 silam.
Beberapa posisi di partai sudah pernah ia tempati, seperti Ketua Bidang Perempuan, bendahara, hingga di bagian kaderisasi yang masih dia geluti sampai saat ini.
Kala itu dia menjadi Ketua BPKKDPC PKS Semarang Timur, Bendahara, Kabid Kaderisasi DPC PKS Semarang Timur, Kabid Kaderisasi DPC PKS Semarang Timur. Kemudian kiprahnya berlanjut sebagai Ketua Bidang Kajian dan Bayyan DED PKS Kota Semarang.
Mencalonkan diri sebagai caleg sejak beberapa periode sebelumnya, Ika akhirnya terpilih menjadi aleg DPRD Kota Semarang mewakili daerah pemilihan 1 (Semarang Utara, Semarang Tengah, Semarang Timur) periode 2024-2029.
Dia menceritakan awalnya dia merasa berat lantaran harus merelakan waktu, tenaga dan pikiran dalam menjalankan amanah yang diberikan partai.
Pada Pemilu 2019 lalu, dia merasa kurang maksimal lantaran kondisinya yang sedang hamil dan memiliki anak yang masih kecil.
Perempuan yang berprofesi sebagai guru ngaji ini menceritakan, banyak energi positif yang dia dapatkan dalam Pemilu 2024. Hingga dirinya tidak menyangka mendapatkan dukungan sebanyak ini.
Terutama dari ibu-ibu majelis taklim yang dia bina, yang menurutnya menyumbang suara terbesar dalam Pemilu kali ini.

